Rabu, 06 Maret 2013

NASA Tangkap Penampakkan 'Mata' di Luar Angkasa Senin, 4 Maret 2013 - 12:31 wib Ahmad Luthfi - Okezone CALIFORNIA - Melalui bantuan teleskop Hubble milik National Aeronautics and Space Administration, ilmuwan menangkap fenomena penampakkan nebula (awan antar bintang yang terdiri dari debu, gas dan plasma) unik. Sekilas objek luar angkasa ini mirip dengan bentuk mata, yang diketahui merupakan nebula ESO 456-67. Dilansir Tgdaily , Senin (4/3/2013), objek ini berada di konstelasi Sagittarius (The Archer) di langit bagian selatan. Nebula ini berjarak 10 ribu tahun cahaya dari Bumi. Ketika sebuah bintang yang menyerupai matahari mendekati masa akhir hidupnya, maka bintang ini melemparkan material ke luar angkasa. Nebula planet mampu bersinar, yang terdiri unsur gas dan debu. Di pusat nebula ini, terdapat sisa-sisa bintang asli yang berbentuk kecil serta bintang kerdil putih yang padat. Pada gambar yang ditangkap teleskop Hubble milik badan antariksa Amerika Serikat ini, terlihat variasi lapisan material yang berasal dari bintang pusat. Masing-masing lapisan tersebut memiliki warna berbeda, mulai dari merah, oranye, kuning serta hijau. Belum sepenuhnya diketahui bagaimana nebula planet bisa terbentuk dengan keragaman struktur dan bentuk. Astronom telah menemukan nebula ini memiliki bentuk yangtampak seperti bola dan elips (lonjong). Selain itu, beberapa juga berbentuk seperti jam pasir atau angka delapan dan lain-lain. Objek unik nebula ESO 456-67 dikatakan persis seperti trilogi film The Lord of the Rings, Eye of Sauron. Nebula ESO 456-67 tetap menjadi pemandangan spektakuler bagi para astronomatau peneliti. (fmh)

March 6th, 2013 by Baihaki Google baru saja meluncurkan browser terbarunya, yakni Chrome 26 Beta untuk platform Android. Dan, meskipun masih dalam tahap beta, aplikasi browser ini ternyata memiliki kemampuan untuk mengurangi penggunaan data internet hingga 50 persen. Pada aplikasi Google Chrome terbaru ini, terdapat sebuah fitur yang memang memungkinkan hal tersebut. Fitur tersebut adalah penggunaan sebuah server proxy milik Google sendiri yang memungkinkan Chrome mengirimkan request HTTP. Selanjutnya, server tersebut akan mengirimkan request tersebut ke target yang diinginkan dan menjalankan optimasi konten dan terakhir mengirimkan konten yang lebih ringan kepada handphone. Namun, karena browser ini masih dalam tahap beta, fitur yang satu ini secara default dalam kondisi disable. Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa menuju ke chrome://flags dan memilih Enable Data Compression Proxy. Dan, dalam tes yang dijalankan oleh Google, terlihat bahwa fitur ini mampu mengurangi konsumsi data hingga 50 persen. Pengguna browser ini pun bisa secara langsung mengecek jumlah data yang telah digunakannya. Caranya pun mudah, tinggal menuju ke chrome://net-internals dan memilih opsi Bandwidht. ( Via Android Authority)

March 6th, 2013 by Baihaki Google baru saja meluncurkan browser terbarunya, yakni Chrome 26 Beta untuk platform Android. Dan, meskipun masih dalam tahap beta, aplikasi browser ini ternyata memiliki kemampuan untuk mengurangi penggunaan data internet hingga 50 persen. Pada aplikasi Google Chrome terbaru ini, terdapat sebuah fitur yang memang memungkinkan hal tersebut. Fitur tersebut adalah penggunaan sebuah server proxy milik Google sendiri yang memungkinkan Chrome mengirimkan request HTTP. Selanjutnya, server tersebut akan mengirimkan request tersebut ke target yang diinginkan dan menjalankan optimasi konten dan terakhir mengirimkan konten yang lebih ringan kepada handphone. Namun, karena browser ini masih dalam tahap beta, fitur yang satu ini secara default dalam kondisi disable. Untuk mengaktifkan fitur ini, pengguna bisa menuju ke chrome://flags dan memilih Enable Data Compression Proxy. Dan, dalam tes yang dijalankan oleh Google, terlihat bahwa fitur ini mampu mengurangi konsumsi data hingga 50 persen. Pengguna browser ini pun bisa secara langsung mengecek jumlah data yang telah digunakannya. Caranya pun mudah, tinggal menuju ke chrome://net-internals dan memilih opsi Bandwidht. ( Via Android Authority)